- Pengajar: Fikri Apriyono
Kursus yang tersedia
- Pengajar: Fikri Apriyono
- Pengajar: Fikri Apriyono
Evaluasi pembelajaran matematika
Evaluasi pembelajaran matematika merupakan matakuliah wajib yang ditawarkan program studi tadris matematika dengan tujuan agar mahasiswa memahami secara teori dan praktek dalam mengevaluasi pembelajaran matematika sebelum mahasiswa magang di sekolah.
Pembelajaran daring ini melanjutkan pembelajaran yang telah di bahas sebelumnya di kampus. Materi yang akan dibahas dalam kuliah daring adalah
1. Materi Kualitas Instrumen Evaluasi
2. Materi Analisis Hasil Evaluasi
3. Materi Tindak Lanjut Hasil Evaluasi
Dalam setiap pertemuan mahasiswa diminta memahami materi yang dibuat oleh masing-masing kelompok dengan membuat powerpoint dan merekam penjelasan melalui video dapat menggunakan aplikasi screencast-o-matic. Kelompok lain dapat menanggapi atau bertanya ketika tidak ada hal yang masih belum paham.
- Pengajar: Fikri Apriyono
BAHASAN MATERI PERTAMA
- Pengajar: Dwi Hastuti
Mengidentifikasi hakekat dan makna strategi pembelajaran, mengkaji dan menganlisis taksonomi variabel dalam sistem pembelajaran. Menata komponen sistem pembelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran agar terjadi proses belajar pada peserta didik untuk mencapai belajar yang optimal.
- Pengajar: andi suhardi
Mata kuliah Sosiologi Agama bersifat wajib lulus, berbobot 2 SKS. Matakuliah ini membahas hubungan manusia dan agama, yang meliputi posisi
agama dalam kajian ilmiah dan praktik-praktik kehidupan umat beragama secara
umum.
Melalui matakuliah sosiologi agama, para mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi untuk
mengetahui dan memahami mata rantai perilaku
umat beragama secara umum. Kegiatan kuliah meliputi perkuliahan oleh
dosen dan presentasi
makalah oleh para mahasiswa. Evaluasi
dilakukan
melalui tes tertulis,
tugas, dan presentasi.
- Pengajar: Zainul Fanani
Matakuliah General English merupakan mata kuliah yang menitik beratkan pada pengenalan bahasa inggris. Pada mata kuliah ini, Mahasiswa mempelajari tentang bagian-bagian kalimat (parts of speech) yakni noun, verb, adjective, pronoun, adverb, preposition, conjuction, interjection. Akhir dari pembelajaran ini mahasiswa mampu membuat kalimat sederhana serta menganalisisnya berdasarkan parts of speech.
Dalam mengajarkan materi ini, ada beberapa metode pembelajaran diantaranya menggunakan ceramah, penugasan, retelling (menceritakan kembali) dari apa yang telah mereka lakukan sesuai dengan topik yang telah diberikan. Mahasiwa juga diharapkan mampu menulis dengan topik yang ditentukan sebelumnya.
Dengan demikian tujuan pembelajaran bahasa yakni mahasiswa mampu mengaplikasikan penggunaan parts of speech baik tulis maupun lisan dapat tercapai dengan baik.
- Pengajar: suparwoto sapto
Matakuliah ini menyajikan pembahasan tentang pengantar Psikologi. Dalam perkuliahan ini akan disajikan beberapa pembahasan yang menjadi dasar dari Psikologi. Yang termasuk bahasan dalam matakuliah ini adalah sejarah Psikologi, Biopsikologi, Persepsi, Teori belajar, Teori kecerdasan, Teori Motivasi, Teori Kepribadian, Teori Perkembangan Individu, Emosi, dan Interaksi Sosial.
- Pengajar: Muhib Alwi
Mengenal pola kerja jurnalistik, memahami etikanya, berlatih membuat karya jurnalistik dan berupaya berperan di media massa.
Mahasiswa mampu memahami jenis karya jurnalistik untuk kemudian membuatnya dan dapat berperan sebagai awak jurnalistik profesional.
- Pengajar: Siti Jannah
Mata kuliah Tafsir di Indonesia merupakan mata kuliah wajib sebagai komponen utama keahlian bagi mahasiswa program studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir IAIN Jember. Dengan mempelajari mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa mempunyai wawasan tentang perkembangan tafsir di Indonesia, yakni tafsir yang ditulis oleh putra/putri bangsa Indonesia, baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun lainnya.
Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan mengkaji sebagian karya tafsir Indonesia sebagai objek material, dengan objek formal seperti metode, corak, dan karakteristik dalam tafsir tersebut. Beberapa contoh penafsiran akan dikaji secara kritis, dan pada gilirannya menghadirkan ide-ide baru dalam penafsiran dan objek kajian al-Qur’an dan tafsir yang akan datang.- Pengajar: Uun Yusufa
Mata kuliah Fiqh Muamalah merupakan mata kuliah kompetensi utama bagi bagi mahasiswa program studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) jurusan Hukum Ekonomi Fakultas Syariah IAIN Jember. Beban mata kuliah ini sebanyak 2 SKS. Dengan mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami ketentuan-ketentuan pokok dalam muamalah sehingga daapt dipraktekkan secara benar dalam kehidupan bermuamalah.
- Pengajar: Mahmudah Ridlwan
Mengidentifikasi hakekat dan makna strategi pembelajaran, mengkaji dan menganlisis taksonomi variabel dalam sistem pembelajaran. Menata komponen sistem pembelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran agar terjadi proses belajar pada peserta didik untuk mencapai belajar yang optimal.
- Pengajar: andi suhardi
mengajarkan mahasiswa mampu menyusun laporan keuangan perusahaan dagang dan jasa
- Pengajar: agung parmono
Ushul fiqh merupakan suatu ilmu yang berisikan tentang kaidah yang menjelaskan cara-cara mengistinbathkan hukum dari dalil-dalilnya. Melalui ushul fiqh, mujtahid mampu menggali hukum Islam dari sumber utamanya yaitu al-Qur’an dan Sunnah. Paling kurang ilmu ushul fiqh membahas dua hal penting yaitu ; pertama, kaidah-kaidah kebahasaan. Bahasan tentang kaidah kebahasaan ini penting mengingat kedua sumber utama hukum Islam yaitu al-Qur’an dan Sunnah berbahasa Arab. Kedua, kaidah-kaidah maknawiyah atau syar’iyyah. Kajian tentang kaidah syar’iyyah lebih banyak difokuskan kepada pemahaman dari sisi maqasid syar’iiyah, dimana suatu hukum ditetapkan berdasarkan kepada kemaslahatan manusia.
Secara praksis sebenarnya ilmu ushul fiqh lahir bersamaan dengan ilmu fiqh, meskipun penyusunan ilmu fiqh lebih dahulu, namun secara teoritis sebenarnya ushul fiqh lebih dahulu dari fiqh karena ushul fiqh merupakan metode untuk menemukan fiqh. Ushul fiqh merupakan ilmu yang akan membimbing para ahli hukum (mujtahid) untuk dapat menyelesaikan kasus-kasus fiqh. Apalagi dengan kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan yang juga berimplikasi terhadap kehidupan manusia terutama munculnya masalah-masalah baru yang perlu dicarikan jawabannya dalam hukum Islam.
- Pengajar: busri yanti
OUTLINE MATA KULIAH
EVALUASI PEMBELAJARAN PAI
SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2015/2016
Oleh
Dr. H. Moh. Sahlan, M.Ag
NIP. 19630311 199303 1 03
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) JEMBER
2016
OUTLINE MATA KULIAH
EVALUASI PEMBELAJARAN PAI
Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016
Matakuliah : Evaluasi Pembelajaran PAI
Jumlah SKS : 2 (tiga) SKS
Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember
Jurusan/Prodi : PAI
Smt/Kls/Jam : IV/A
Hari : Senin dan Selasa
Ruang Kuliah : Gedung G
Dosen : Dr. H. Moh. Sahlan, M.Ag
Alamat : Jl. KH. Moch. Yasin 14 Mangli Jember
Hp : /081216531363
E-Mail : [email protected]
1. Rasional
Matakuliah Evaluasi Pembelajaran merupakan mata kuliah wajib yang harus diprogram semua mahasiswa Jurusan Tarbiyah, sebab matakuliah ini memberikan bekal kepada mahasiswa, bagaimana melaksanakan evaluasi hasil belajar di madrasah/sekolah dengan baik dan benar yang mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, karena mahasiswa Jurusan Tarbiyah dipersiapkan menjadi guru yang profesional.
Suatu hal yang dapat dikatakan irrasional, apabila ada di antara guru melakukan kegiatan evaluasi pembelajaran, masih ada yang belum mengenal makna, peran, serta posisi evaluasi dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, menjadi penting bagi mahasiswa Jurusan Tarbiyah (baca: Calon Guru Profesional) untuk memahami secara benar konsep-konsep/teori-teori evaluasi hasil belajar dan pada tahap berikutnya mahasiswa dapat menerapkan evaluasi dengan baik dan benar.
Matakuliah ini merupakan subsistem dari matakuliah proses pembelajaran, misalnya Strategi Pembelajaran, Perencanaan Pembelajaran, Media Pembelajaran, Pengembangan Bahan Ajar dengan diberikannya matakuliah Evaluasi Hasil belajar kepada mahasiswa, maka diharapkan mereka siap menjadi guru yang mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain, dalam hal melaksanakan evaluasi hasil belajar.
Dalam proses pembelajaran, matakuliah ini di samping memberikan konsep/teori-teori tentang evaluasi hasil belajar melalui diskusi kelas, mahasiswa juga dilatih untuk menerapkan teori-teori tersebut dengan benar. Oleh karena itu, berbagai macam strategi pembelajaran aktif akan dicoba untuk diterapkan.
2.a. Standar Kompetensi
Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan menerapkan evaluasi pembelajaran PAI.
2.b. Kompetensi Dasar Pembelajaran
Setelah terjadi proses dan pemberian pengalaman pembelajaran, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan konsep dasar evaluasi pembelajaran meliputi pengertian, tujuan, dan kegunaan, prinsip-prinsip, ciri-ciri evaluasi pembelajaran .
2. Menjelaskan tiga sasaran penilaian (kognitif, afektif, dan psikomotor) lengkap dengan tingkatan dan kata kerja operasionalnya
3. Mendeskripsikan pengembangan instrumen asesmen jenis tes.
4. Mendeskripsikan pengembangan instrumen asesmen jenis non tes.
5. Menjelaskan prosedur pengembangan tes hasil belajar dengan benar
6. Mengolah data hasil penilaian sesuai dengan bentuk tes/instrumen dengan benar.
7. Melakukan analisis butir soal, baik secara kualitatif maupun kuantitatif
8. Menganalisis validitas dan reliabilitas tes.
9. Memanfaatkan hasil penilaian kelas dengan baik dan benar
10. Membuat laporan hasil penilaian kelas dengan baik dan benar.
3. Strategi Pembelajaran
Untuk mencapai kompetensi dasar pembelajaran di atas, secara umum akan menggunakan berbagai macam strategi pembelajaran aktif, misalnya diawali pemberian tugas, tanya jawab, diskusi dan lain-lain disepakati bersama antara mahasiswa dan dosen. Melalui strategi ini memungkinkan mahasiswa berpikir kritis. Mahasiswa tidak hanya sebagai obyek, tetapi mahasiswa diperlakukan sebagai subjek, dengan sistem komunikasi dialogis,
Setelah proses diskusi selesai, mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan refleksi. Kemudian dilanjutkan merefiew terhadap masalah-masalah yang berkembang dalam diskusi, penjajagan materi-materi yang telah didiskusikan, dan memberikan kesempatan untuk tanya jawab, Di samping itu, mahasiswa diberi tugas-tugas terstruktur secara individu, baik di dalam/di luar ruang perkuliahan. Tugas-tugas terstruktur berlangsung secara kontinyu dan memberikan kontribusi dalam penilaian.
4. Desain Konten
memahami
mengembangkan
melakukan
melakukan
melakukan
diproses dan diolah untuk menyusun dan dimanfaatkan
dimanfaatkan
5. Sumber Rujukan
Abdul Rachman Shaleh dkk. 2005., Panduan Evaluasi Hasil Belajar Depag RI MP3A, Jakarta: BMPM.
Andeson, Lorin & Krathwohl, David R.. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assesing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objektives. Addison Wesley Longman.
Arifin, Zainal. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Dirjen Pendis. Depag RI.
Departemen Pendidikan Nasional, 2006. Model Silabus Setiap Mata Pelajaran Untuk Tingkat SMA dan MA, PT Binatama Raya, Jakarta.
Departemen Pendidikan Nasional, 2006. Kurikulm Tingkat Satuan Pendidikan untuk SMP dan M.Ts Jilid 1dan 2. PT Binatama Raya, Jakarta.
Departemen Pendidikan Nasional, PP 22 dan 23/2006: Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan Tingkat SMA dan MA. PT Binatama Raya, Jakarta.
Ghofur, Abd. Dkk, 2004, Pedoman Umum Pengembangan Penilaian KBK-SMA, Depdiknas, Jakarta.
Gronlund, NE & Waugh CK. 2009. Assessment of Student Achievement. Colombus, Ohio: Pearson.
Haryati, Mimin, 2007, Model dan Teknik Penilaian pada Tingkat Satuan Pendidikan, Jakarta: Gaung Persada Press.
Permendikbud 81A/2013. Implementasi Kurikulum 2013. Lampiran IV tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran.
Rasyid, Harun dan Mansur. 2007. Penilaian Hasil Belajar. Bandung: CV Wacana Prima.
Sahlan, Moh. 2007, Penilaian Berbasis Kelas: Teori dan Aplikasi dalam KTSP (kurikulum 2006), Jember: CSS
Sahlan, Moh. 2013. Evaluasi Pembelajaran. Jember: STAIN Jember Press.
Surapranata, Sumarna, 2004, Panduan Penulisan Tes Tertulis: Implementasi Kurikulum 2004, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suryanto, Adi dkk. 2009. Evaluasi Pembelajaran di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Widoyoko, Eko Putro. 2010. Evaluasi Program Pembelajara. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
6. Alokasi Waktu Rencana Kuliah
|
No |
Pertemuan Ke |
M A T E R I |
Siapa |
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 |
I II III IV+V VI VII VIII IX X XI XII+XIII XIV XV XVI |
Orientasi Perkuliahan Konsep Dasar Evaluasi Pembelajaran Tiga Sasaran Penilaian Pengembangan Asesmen Jenis Tes Pengembangan Asesmen Jenis Non Tes Ujian Pertengahan SemesterProsedur Pengemb. Tes Hasil Belajar Prosedur Pengemb. Tes Hasbel (Lanjutan)Pengolahan Hasil Tes/Intrumen Analisis Butir Tes Dan Hasil Tes Analisis Validitas Dan Reliabilitas Tes Pemanfaatan Dan Pelaporan Refleksi Ujian Akhir Semester |
M + D M + D M + D M + D M + D M M + D M + D M + D M + D M + D M + D M + D M |
7. Evaluasi Proses dan Produk Belajar
- Partisipasi (kehadiran, keaktifan, dan diskusi) dalam kelas 10 %
- Ujian Tengah Semester 25 %
- Ujian Akhir Semester 30 %
- Portofolio (kumpulan tugas) 35 %
8. Deskripsi Evaluasi Proses dan Hasil (Tugas-tugas)
1. Partisipasi berupa kehadiran dan keterlibatan mahasiswa dalam tanya jawab dan diskusi, dengan kata lain mahasiswa diharapkan terlibat memberikan kontribusi pemikiran baik berupa pertanyaan maupun komentar dalam suasana bebas resiko.
2. Ujian Tengah Semester adalah ujian pertengahan pertama untuk materi yang hanya digunakan dari perkulihan awal sampai akhir pertengahan semester.
3. Ujian Akhir Semester adalah ujian akhir untuk materi pertengahan kedua untuk materi yang hanya digunakan dari materi perkuliahan setelah pertengahan semester sampai akhir semester.
4. Portofolio adalah setiap materi evaluasi yang membutuhkan latihan/penerapan, maka diharapkan setiap mahasiswa harus mengerjakan sesuai dengan perintah dan petunjuk dosen. Pada akhir proses pembelajaran portofolio tersebut diberi skor sesuai dengan tingkat kesulitannya.
Jember, 12 Pebruari 2016
Pembina Matakuliah,
Dr. H. Moh. Sahlan, M.Ag
- Pengajar: Moh. Sahlan
Mata kuliah ini menjadi mata kuliah
penting di semua jurusan pada Fakultas Syari`ah, karena pada mata kuliah ini
kepada mahasiswa diperkenalkan bagaimana sejarah pertumbuhan dan
perkembangan Pengadilan Agama di Indonesia dari masa penjajahan Belanda hingga
perkembangan terakhir, termasuk perubahan yang terjadi di Nanggroe Aceh
Darussalam. Selain itu, akan diperkenalkan juga tentang dasar hukum, susunan,
kompetensi absolute dan relatife baik Pengadilan Agama maupun Mahkamah Syari`ah
di Nanggroe Aceh Darussalam, bagaimana prosedur pengangkatan dan
pemberhentian hakim, syarat-syarat, tugas dan wewenangnya, prosedur berperkara,
tahapan-tahapan beracara dan produk-produk Pengadilan Agama, hubungan antara
Pengadilan Agama dengan proses penerapan Hukum Islam, serta bagaimana posisi,
eksistensi dan prosfek Pengadilan Agama di Indonesia. Sebelum mengambil mata
kuliah ini, mahasiswa harus telah lulusmata kuliah Sejarah Peradilan Islam dan
Peradilan di Indonesia (khusus untuk JurusanHukum Keluarga).
- Pengajar: sri sa'adah
Mata kuliah Ulumul Qur`an adalah jenis mata kuliah yang masuk ke dalam kurikulum inti, dan masuk pada kategori kompetensi dasar. Karena itu, mata kuliah ini adalah wajib diikuti oleh semua mahasiswa pada semua prodi di semua jurusan yang ada di IAIN Jember.
Al-Qur’an adalah sumber pertama dan utama bagi setiap umat Muslim di dunia, baik dilihat dari aspek teoritis maupun praktis. Karena itu mempelajari, memahami, dan selanjutnya mengerti tentang apa yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kewajiban, bahkan berstatus hukum “fardlu ‘ain” bagi siapa saja yang mengaku sebagai Mukmin-Muslim. Terkait dengan ini, ada ungkapan dalam kaidah Fiqhiyah: “ما لا يتم الواجب الا به فهو واجب” (Sesuatu yang mutlak diperlukan untuk memenuhi kewajiban menjadi wajib hukumnya).
IAIN Jember adalah Perguruan Tinggi Islam, yang di dalamnya sudah barang tentu mengajarkan berbagai ilmu-ilmu ke-islam-an (Islamic studies/ Dirasat al-Islamiyyah), —termasuk di dalamnya juga “Ulumul Qur`an”, sebagaimana disebutkan pada paragraf kedua— maka semua orang yang terlibat di dalamnya, baik secara akademis maupun non-akademis harus mengerti dan paham betul tentang al-Qur`an dan berbagai seluk-beluknya, lebih khusus lagi bagi Dosen dan Mahasiswanya. Dalam kaitan ini, nampaknya relevan sekali dengan ungkapan seorang Mufassir, Abdullah Darras yang pernah mengatakan: “al-Qur`an, semakin digali maknanya, akan semakin meneteskan mutiara yang terus-menerus tiada henti”. Dalam konteks inilah, studi “Ulumul Qur`an” telah menemukan urgensitas dan signifikansinya.
Oleh karena itu, seluruh civitas akademika IAIN Jember —lebih khusus mahasiswanya— diwajibkan atau paling tidak diharapkan mengerti dan paham tentang ilmu-ilmu al-Qur`an; atau minimal tahu tentang studi al-Qur`an.- Pengajar: safrudin edi wibowo
Mahasiswa diuapayakan mampu memahami pengertian Psikologi Sosial, Ruang lingkup, tujuan, objek, dan mampu menguasai teori yang umum dibahas dalam mata kuliah psikologi sosial seperti persepsi sosial, kepatuhan, keadailan, relasi sosial, konflik, kognisi sosial, konformitas dan lain-lain,
- Pengajar: Ali makki
Matakuliah Statistik Pendidikan merupakan matakuliah dalam rumpun kompetensi utama dalam kurikulum inti. Matakuliah statistik pendidikan wajib diprogram oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, baik Jurusan Pendidikan Islam maupun Manajemen Pendidikan Islam. Matakuliah ini merupakan matakuliah yang berperan sebagai alat bantu analisis data dan penarikan kesimpulan, sehingga ia berupaya membekali mahasiswa tentang sejumlah ilmu pengetahuan, rumus-rumus dan teknik-teknik pengumpulan data, pengelolaan data (analisis data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Matakuliah Statistik Pendidikan merupakan matakuliah prasyarat pemprograman matakuliah Metode Penelitian. Sehingga penguasaan matakuliah Statistik Pendidikan mutlak diperlukan bagi setiap mahasiswa jurusan Tarbiyah sebelum mereka memprogram matakuliah Metode Penelitian. Statistik Penedidikan akan lebih menampakkan peran pentingnya saat penelitian dilakukan dengan menggunakan paradigma kuantitatif-positivistik. Pengumpulan data, jenis data dan teknik analisis statistik yang digunakan merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan, karena jenis data yang berbeda membutuhkan teknik analisis data yang berbeda pula.
Oleh karena itu, mahasiswa (sebagai calon peneliti) harus memiliki kompetensi di bidang statistik dan statistika dalam rangka penyelesaian penelitian yang menggunakan paradigma kuantitatif-positivistik. Kompetensi tersebut bukan saja dalam bentuk penguasaan sejumlah teori, melainkan juga sejumlah aplikasi teknik dan teori dalam penyelesaian masalah penelitian di lapangan secara manual dan berbasis komputer- Pengajar: mundir rosyadi
Mengenal pola kerja jurnalistik, memahami etikanya, berlatih membuat karya jurnalistik dan berupaya berperan di media massa.
Mahasiswa mampu memahami jenis karya jurnalistik untuk kemudian membuatnya dan dapat berperan sebagai awak jurnalistik profesional.
- Pengajar: Siti Jannah
TQM berasal dari Amerika walaupun banyak dipengaruhi oleh perkembangan di Jepang, TQM banyak bersumber dari Amerika. Teori MMT/TQM berakar dari QC (Quality Control), kemudian berkembang menjadi QA (Quality Assurance) lalu menjadi TQM/MMT. TQM berkembang di Jepang, namun ia terinspirasi oleh warga Amerika yaitu Deming, Juran dan Crosby. (Bush & Coleman, 2000/2006: 190). MMT merupakan konsep yang berupaya melaksanakan sistem manajemen mutu berkelas dunia. MMT ialah suatu sistem manajemen yang menyangkut mutu sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi. (Husaini Usman, 2006: 458).
Amerika pernah mengalami standar hidup yang paling tinggi di dunia dalam jangka wakyu 100 tahun, bahkan pernah menjadi pelopor dan pemimpin untuk mendorong peningkatan standar hidup, baik perbaikan produktivitas, pertumbuhan dan inovasi, karena kemampuan manufaktur Amerika saat itu dapat memberikan basis ekonomi yang memungkinkan mereka membangun masyarakat yang berstandar hidup terbaik di dunia, kemudian pada tahun 1980-an terjadi perubahan besar yaitu menurunnya dominasi Amerika dan kemudian didominasi oleh Jepang. Pengangguran di Amerika semakin banyak dan posisi kompetitifnya semakin terkikis pada pasar global. Perubahan tersebut sebenarnya bermula sejak berakhirnya perang dunia ke II, produk yang dihasilkan oleh Jepang pada saat itu masih kurang baik dalam pasar Internasional,sehingga harga murah produk jepang menjadi andalan dalam memenangkan persaingan ekonomi dunia dan hal tersebut disadari oleh Amerikan sebagai ancaman persaingan harga bukan kualitas.
Kemudian hal tersebut disadari oleh Jepang bahwa kunci sukses untuk memenangkanpesaingan di masa depan bukanlah harga yang murah, melainkan kualitas yang tinggi. Kemudian Jepang terus menerus mengutamakan kualitas secara bertahap dengan menciptakan infra struktur sebagai dasar kualitas, yaitu peningkatan sumber daya manusia, perbaikan proses, dan fasilitas. Sementara barat terkonsentrasi dengan penurunan biaya dan harga murah. Kemudian Jepang menemukan strategi untuk menciptakan revolusi kualitas
Sedangkan MMTP menurut Sallis (2003: 17) ialah menciptakan budaya mutu yang tujuan setiap anggota ingin menyenangkan pelanggannya, struktur organisasinya mengizinkan untuk berbuat seperti pendekatan MMT yang dipopulerkan oleh Peter dan Waterman pada tahun 1982 dengan orientasi pada pencapaian kepuasan pelanggan secara terus menerus melalui sistem yang terintegrasi- Pengajar: abd muhith
Permasalahan ekonomi tak pernah berhenti dan datang silih berganti. Ideologi besar ekonomi dunia : kapitalisme, sosialisme, liberalisme bahkan neo liberalisme, ternyata belum bisa menyelesaikan masalah ekonomi. Ekonomi Islam hadir sebagai sistem ekonomi yang diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan umat yang semakin tidak menentu.
Bangunan ekonomi Islami didasarkan nilai-nilai teologis yang dilahirkan dari alQur’an dan hadis, meliputi: Tauhid (keimanan), akhlak (etika dalam berekonomi), syariah (aturan-aturan), ukhuwah, tawazun (keseimbangan), maslahat (kemaslahatan),adil, kesemua nilai ini ditujukan untuk mencapai falah (kebahagiaan) di dunia dan di akhirat. Selain itu nilai-nilai ini menjadi dasar inspirasi untuk menyusun proposisi-proposisi dan teori-teori ekonomi Islami yang nantinya berujung pada social welfare (kesejahteraan sosial). Untuk mencapai hal tersebut diperlukan pembagian ekonomi Islami menjadi dua bagian yaitu ekonomi mikro Islami dan ekonomi makro Islami.
Dalam hal ini, pembahasan akan lebih spesifik pada Ekonomi Mikro Islam yang merupakan kajian ekonomi berbasis kegiatan individu umat. Ekonomi mikro akan lebih banyak berbicara mengenai harga dan pasar, serta perilaku umat Islam dalam menghadapi permasalahan ekonomi. Perilaku ekonomi umat Islam merupakan hal utama dalam pilar pengembangan ekonomi Islam. Melalui perilaku ekonomi umat Islam yang sesuai dengan syariat Islam, harapannya sistem ekonomi Islam bisa lebih berkembang dan bisa lebih baik. Sehingga ekonomi Islam bisa terintegrasi dan bisa membumi di Nusantara ini. Akhirnya, kapitalisme yang saat ini mengkungkung ekonomi global bisa hilang dan sistem ekonomi bisa tergantikan dengan sistem ekonomi Islam.
- Pengajar: nikmatul nikma
Mata kuliah ini memberikan gambaran sekaligus perspektif manajemen dalam lingkup pengelolaan media massa periodic.
Mata Kuliah ini berusaha membawa mahasiswa untuk memahami bagaimana prinsip prinsip mendasar dan sistem kerja dalam media massa. Mata kuliah Manajemen Media Massa memberikan perhatian besar pada bagaimana struktur kerja dan sistem kerja dalam media massa secara umum- Pengajar: nurul rahayu
Al-Qur’an dengan berbagai kekhasan dan kemu’jizatannya telah memberikan banyak pengalaman pembelajaran bagi umat Islam, di saat segala macam probelmatika kehidupan bermunculan. Mata Kuliah ini merupakan bekal bagi mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam dalam memahami al-Qur’an sebagai sumber hukum Islam pertama serta dapat mengetahui ilmu-ilmu yang berkenaan secara langsung dengan kitab suci al-Qur’an.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar ulumul Qur’an, sejarah turun dan penulisan al-Qur’an, kemu’jizatan al-Qur’an, rasmul Qur’an, Asbabun Nuzul, Munasabah al-Qur’an, Nasakh Mansukh, Makkiyah dan Madaniyah, Muhkam dan Mutasyabih, Qira’atul Qur’an, Tafsir, Ta’wil dan Tarjamah serta living Qur’an.
- Pengajar: fathiyah rahmah
Untuk menggali dan mendalami ilmu ekonomi perlu dipelajari bagaimana pemikiran-pemikiran ekonomi itu sendiri dikembangkan, siapa yang mengembangkan, dan akibat yang ditimbulkan. Dengan mempelajari sejarah pemikiran ekonomi, kita dapat mengambil keputusan teori-teori, konsep-konsep serta sistem ekonomi yang lebih baik dan lebih cocok untuk dikembangkan di negara kita.
- Pengajar: Nurul Setianingrum
Filsafat Pendidikan Islam termasuk Mata kuliah Kompetensi Utama Fakultas Tarbiyah IAIN JEMBER. Mata kuliah ini adalah studi tentang hakikat manusia, konsep-konsep, beserta komponen-komponen Ilmu Pendidikan Islam. Mata kuliah ini didukung oleh mata kuliah Ilmu Pendidikan Islam (PAI 104) sebagai mata kuliah prasyarat. Dengan Mata Kuliah Filsafat Pendidikan Islam mahasiswa bisa mengembangkan sikap kritis terhadap konsep-konsep maupun pelaksanaan pendidikan Islam itu sendiri. Dari sikap kritis inilah diharapkan akan memunculkan ide-ide kreatif bagi perkembangan pendidikan Islam ke depan.
Sebelum pembahasan lebih jauh tentang tinjauan filosofis pendidikan Islam, mahasiswa terlebih dahulu akan diperkenalkan dengan teori-teori pendidikan yang telah berkembang. Teori umum ini nantinya dijadikan sebagai pisau analisis dalam mencermati pendidikan Islam di tanah air.
- Pengajar: dyah nawangsari
Mata kuliah Manajemen Pendidikan adalah mata kuliah dasar keahlian yang harus ditempuh oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, sebab mata kuliah ini sangat penting dengan tujuan agar mahasiswa memiliki pemahaman dan kemampuan dasar tentang konsep atau teori manajemen pendidikan dan ketika mereka menjadi tenaga kependidikan, guru bahkan menjadi kepala sekolah mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Manajemen Pendidikan memegang peranan kunci dalam proses perubahan pendidikan, karena manajemen pendidikan merupakan suatu aktivitas memadukan elemen-elemen dalam pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan bersama sebelumnya. Manajemen pendidikan menuntut adanya kerjasama dan proses dalam kerangka sistematis dan efektif melalui kepemimpinan yang komunikatif untuk mencapai tujuan pendidikan.
- Pengajar: St Rodliyah
Matakuliah ini membahas tentang penggunaan bahasa indonesia dalam penulisan karya ilmiah
- Pengajar: st mislikhah
Mata Kuliah Sosiologi hukum Islam adalah termasuk mata kuliah komponen MKK (Mata Kuliah Keahlian) bagi jurusan Syariah pada program studi Al-Ahwal al-Syakhshiyah. Artinya, Sosiologi hukum merupakan mata kuliah yang sangat penting dan harus diikuti oleh setiap mahasiswa jurusan Syariah program studi Al-Ahwal al-Syakhshiyah. Hal ini dimaksudkan agar setiap mahasiswa jurusan Syariah pada program studi Al-Ahwal al-Syakhshiyah memiliki kemampuan yang memadai tentang Sosiologi hukum.
Dengan mata kuliah ini mahasiswa jurusan Syariah pada program studi Al-Ahwal al-Syakhshiyah akan memahami berbagai macam konsep Sosiologi hukum Islam secara benar. Mereka yang sejak awal memang dipersiapkan menjadi sarjana hukum Islam, tidak hanya memahami hukum islam sebagaimana tertulis dalam buku-buku hukum yang mereka baca, tetapi lebih dari itu mereka juga mampu memahami berbagai persoalan empiris yang sedang terjadi di masyarakat. Selain itu dengan memahami hukum yang terjadi di masyarakat, mereka diharapkan mampu mengembangkan konsep-konsep hukum yang ada menjadi sebuah rumusan-rumusan hukum yang nantinya diharapkan mampu berjalan efektif di masyarakatnya.
- Pengajar: pujiono hamid
Mata Kuliah Studi Kitab Hadits II didesain untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam memahami sejarah kitab hadits abad ke-3 H dan metode ahli hadits dalam menyusun kitab hadits tersebut. Telah dimaklumi bahwa abad ke-3 H adalah abad keemasan dalam tashnif (penyusunan) kitab al-hadits Dalam menyusun kitab hadits, para ahli hadits didorong oleh berbagai faktor yang mempengaruhi model dan metode yang dibuatnya. Sebagai kelompok orang yang mendalami persoalan hadits, mahasiswa Program Studi Ilmu Hadits IAIN Jember perlu dibekali ilmu-ilmu yang membahas perihal yang terkait dengan Kitab Hadits.
Materi yang diberikan dalam mata kuliah ini didesain sebagai berikut. Pertama, aspek historisitas, yang akan mengkaji sejarah dan latar belakang disusunnya suatu kitab hadits pada abad ke-3 H, juga penulis dan para periwayat kitab-kitab hadits abad ke-3 H tersebut. Kedua, Manhaj kitab-kitab hadits abad ke-3 H, baik menyangkut sistematika hadits, gaya penyusunan bab-babnya, maupun metode menyortir hadits.- Pengajar: kasman rohim
Mata kuliah Ilmu Pendidikan merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Jember, khususnya mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Program Studi Pendidikan Agama Islam. Penyelenggaraan mata kuliah ini bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan dasar yang komprehensif tentang Ilmu Pendidikan sebagai salah satu bekal yang mutlak dimiliki oleh mahasiswa PAI sebagai calon guru, baik guru di sekolah maupun madrasah. Secara garis besar penyelenggaraan mata kuliah Ilmu Pendidikan meliputi materi-materi sebagai berikut; Hakikat Pendidikan, Hakikat Manusia dan Arah Pengembangannya, Lingkungan Pendidikan, Interdependensi Tricentra Pendidikan di Indonesia, Landasan-landasan Pendidikan, Asas-asas dalam Kegiatan Pendidikan, Aliran-aliran Konvensional dalam Pendidikan, Sistem Pendidikan Nasional, Demokrasi Pendidikan, Pendidikan Sepanjang Hayat, Pilar-pilar Pendidikan Nasional, Pendidikan Multi Budaya, dan Permasalahan Pendidikan di Indonesia.
Seluruh materi perkuliahan tersebut di atas dikaji dan ditelaah secara kritis, baik pada ranah teoretis, normatif, sosiologis, dan praksis sehingga menghasilkan sebuah konstruk pemikiran pendidikan yang integratif dan visioner. Dengan sifat integratif dan visioner tersebut mahasiswa Program Studi PAI sebagai calon guru diyakini memiliki bekal yang mumpuni untuk menjadi guru yang kompeten dan efektif di masa mendatang.
- Pengajar: Mursalim, M.Ag.
percobaan
- Pengajar: Ishaq Ishaq.
Abaikan site announcements